Jumat, 07 Januari 2011

penelitian obyek wisata alam semarang

Abstract

Penelitian ini dilakukan di wilayah administrasi Kabupaten Semarang, yaitu penelitian terhadap obyek-obyek wisata didaerah ini yang bertujuan untuk mengetahui potensi internal dan eksternal masing-masing obyek wisata alam di kabupaten semarang, mengetahui arah perkembangan obyek wisata berdasarkan tingkat potensi dan mengetahui permasalahan yang menjadi kendala dalam perkembangan kepariwisataan di Kabupaten semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis survei dengan bantuan data dari instansi terkait dan data observasi lapangan Hasil penelitian menunjukkan bahwa obyek wisata yang yang mempunyai potensi internal tinggi adalah Wisata Alam Merbabu, Wana Wisata Pengaron, Desa Wisata Sidomukti, Taman Wisata Kopeng, dan Air Terjun Kalipancur. Obyek wisata yang mempunyai potensi internal sedang adalah Taman Rekreasi Bukit Cinta, Pemandian Muncul, Air Terjun Semirang , Umbulsongo, Air Terjun Curuglawe, Air Terjun Curug Dan Wisata Alam Telomoyo. Sedangkan obyek wisata yang mempunyai potensi rendah adalah Sendang Senjoyo. Rendahnya jumlah wisatawan yang berkunjung di obyek wisata Kabupaten Semarang disebabkan tidak tersedianya prasarana jalan yang memadai, terutama di kawasan obyek wisata air terjun. Sehingga akan mengubah perspektif calon pengunjung dengan memilih obyek wisata yang memiliki prasarana jalan yang lebih baik. Berdasarkan potensi yang ada pada masing-masing obyek wisata alam di Kabupaten Semarang, maka dapat ditentukan arahan bagi prioritas pengembangan obyek wisata tersebut. Obyek wisata yang diprioritaskan untuk dilakukan pengembangan adalah obyek wisata yang mempunyai potensi internal tinggi dan potensi eksternalnya sedang. Obyek wisata yang dimaksud adalah wisata alam Merbabu, wana wisata Penggaron, Taman Wisata Kopeng, Desa Wisata Sidomukti dan Air Terjun Kalipancur.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar